Thursday, 24 July 2014

Data TNI Dan Polri: Prabowo Unggul 54%

Hasil rekapitulasi yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dituding sejumlah pihak, baik

kubu Prabowo Subianto-Hatta Rajasa maupun Joko Widodo-Jusuf Kalla telah terjadi kejanggalan.

Untuk itu, TNI dan Polri sebagai intitusi negara yang dianggap mendokumentasikan hasil

perhitungan suara di tingkat TPS dan PPK seluruh Indonesia, didesak untuk membuka dokumen

internal tersebut.

“Untuk apa TNI-Polri dilibatkan sebagai petugas dokumentasi hasil perhitungan suara di

setiap TPS dan PPK jika dengan alasan menjaga netralitasnya TNI-Polri tidak mau berhadapan

dengan rakyat tetapi membiarkan kegaduhan dan kerusuhan antar rakyat. Mereka menjadi pihak

yang paling bertanggungjawab atas keamanan, ketenangan, keselamatan negara dan rakyat,” ujar

Sekjen Centre For Democracy And Social Justice Studies (CeDSoS) Umar Abduh dalam diskusi

Benarkah Penyelenggaraan Pilpres Bebas dari Campur Tangan Peserta Pemilu dan Intervensi

Asing di Jakarta, Selasa (22/7/2014).

Pengamat intelijen ini menilai, Polri dan TNI seharusnya lebih mengedepankan kejujuran dan

tanggungjawabnya sebagai aparat keamanan. Apalagi keduanya terikat kuat dengan Sapta Marga

dan sumpah prajurit untuk setia dan membela negara atau konsitutusi.

“Ini adalah pola operasi intelijen. Di mana pelibatan institusi secara Undang-undang tidak

boleh. Polri dan TNI tidak boleh sebagai pelaksana pemilu,” jelasnya.

Dalam kondisi dan situasi yang berpotensi mencederai demokrasi dan memicu kerusuhan

horizontal akibat dampak kecurangan kata Umar, kedua institusi tersebut wajib tampil dan

mengambil tanggungjawab penuh untuk mengembalikan tupoksi KPU ke proporsinya semula.

“Di sini saya masih prasangka baik. Jika Polri dan TNI benar-benar netral dan Sapta Margais,

peka sebagai keamanan. Maka harus keluarkan dokumen tersebut (perhitungan suara),” tegasnya.
- See more at:

http://www.kompasislam.com/2014/07/23/bongkar-kecurangan-pilpres-tni-polri-didesak-buka-doku

mentasi-hasil-penghitungan-suara/#sthash.OrxSa2O2.dpuf

Tuesday, 22 July 2014

Full Pernyataan Prabowo Resmi Menolak Hasil Penghitungan KPU Pemilu 2014

JENDRAL...kami

tetap dalam barisamu demi menegakan keadilan,kejujuran,kebenaran dan

kehormatan bangsa agar MerahPutih berkibar TEGAK dibumi pertiwi dan

Garuda kita membubung tinggi diangkasa membawa kehormatan dan kewibawaan

Bangsa.. Salam Indonesia Raya.

PERNYATAAN PRABOWO SUBIANTO
22 JULI 2014

Kalau sekedar mencari hidup enak, saya tidak perlu berjuang di bidang politik.



Demokrasi artinya rakyat berkuasa. Wujud dari demokrasi adalah

pemilihan, dan esensi pemilihan adalah pemilihan yang jujur, yang bersih

dan yang adil.

Kalu ada yang mencoblos pulihan, ratusan surat suara itu tidak demokratis. Dari Papua saja ada 14 kabupaten yang tidak pernah mencoblos tetapi ada hasil pemilu. Ada 5.000 lebih TPS di DKI yang direkomendasikan PSU tetapi tidak digubris oleh KPU.

Oleh karena itu, kami Prabowo-Hatta mengambil sikap sebagai berikut:



1. Proses penyelenggaraan pilpres yang diselenggarakan oleh KPU

bermasalah. Sebagai pelaksana, KPU tidak adil dan tidak terbuka. Banyak

peraturan main yang dibuat justru dilanggar sendiri oleh KPU.

2. Rekomendasi Bawaslu banyak diabaikan oleh KPU.

3. Ditemukannya banyak tindak pidana Pemilu yang dilakukan oleh penyelenggara dan pihak asing.



4. KPU selalu mengalihkan masalah ke MK, seolah-olah setiap keberatan

harus diselesaikan di MK padahal sumber masalahnya di KPU.

5. Telah terjadi kecurangan masif dan sistematis untuk mempengaruhi hasil pemilu presiden.



Oleh karena itu, saya Prabowo-Hatta akan menggunakan hak konstitusional

kami menolak pelaksanaan Pilpres 2014 yang cacat hukum. Oleh karena itu

kami menarik diri dari proses yang sedang berlangsung.

Kami

tidak bersedia mengorbankan mandat yang telah diberikan oleh rakyat

dipermainkan dan diselewengkan. Kami siap menang dan siap kalah dengan

cara yang demokratis dan terhormat.

Bagi setiap rakyat

Indonesia yang telah memilih kami, kami minta untuk tetap tenang.

Yakinlah kami tidak akan membiarkan hak demokrasi diciderai.

Saya menginstruksikan kepada saksi-saksi yang sedang mengikuti proses rekapitulasi di KPU untuk tidak melanjutkan.

- - -



Kami menambahkan, bahwa kami tetap minta semua pendukung kami untuk

selalu dan tetap tenang. Kami akan berjuang di atas landasan konstitusi,

di atas landasan hukum, di atas landasan tidak menggunakan kekerasan

apapun.

H. Prabowo Subianto

Wednesday, 9 July 2014

Satu Hati Untuk Indonesia



Sahabat, banyak pendapat simpang-siur di masyarakat karena perbedaan hasil hitung cepat (quick count).


Yang harus serta wajib dipercaya adalah penghitungan nyata (real count)
dan hasil hitung nyata final Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang merupakan
lembaga resmi penyelenggara Pemilihan Umum Presiden Republik Indonesia.

Berikut adalah Hasil sementara REAL COUNT oleh Tim Nasional Prabowo Hatta yang dikoordinasi oleh PKS (23.00 WIB, 9 Juli 2014)

Prabowo-Hatta 52,3%, Jokowi-JK 47,7%

Data dari 270 ribu TPS di 33 provinsi di 359 kab/kota di Indonesia.

http://m.merdeka.com/politik/real-count-pks-prabowo-hatta-523-jokowi-jk-477.html

Silahkan disebarkan , ‪#‎jagasuaraPRABOWOHATTA‬
Sahabat, banyak pendapat simpang-siur di masyarakat karena perbedaan hasil hitung cepat (quick count). 

Yang harus serta wajib dipercaya adalah penghitungan nyata (real count) dan hasil hitung nyata final Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang merupakan lembaga resmi penyelenggara Pemilihan Umum Presiden Republik Indonesia.

Berikut adalah Hasil sementara REAL COUNT oleh Tim Nasional Prabowo Hatta yang dikoordinasi oleh PKS (23.00 WIB, 9 Juli 2014)

Prabowo-Hatta 52,3%, Jokowi-JK 47,7%

Data dari 270 ribu TPS di 33 provinsi di 359 kab/kota di Indonesia.

http://m.merdeka.com/politik/real-count-pks-prabowo-hatta-523-jokowi-jk-477.html

Silahkan disebarkan , #jagasuaraPRABOWOHATTA

Tuesday, 3 June 2014

Hashim Djojohadikusumo Memaparkan Visi Partai Gerindra di USINDO di Amer...

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Calon Presiden Prabowo Subianto
turut hadir dalam Rapat Koordinasi Pimpinan Nasional (Rakorpimnas) I
Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) yang digelar di hotel Sahid
Jaya, Jakarta, Senin (2/6/2014). Kehadiran mantan Danjen Kopassus itu
membuat kehebohan sendiri di lingkungan para guru.


Pasalnya, Prabowo yang datang mengenakan kemeja putih khas-nya
langsung dikerubuti para guru yang berusaha mengabadikan momen bersama
Capres yang diusung enam parpol tersebut.


Dalam suasana tersebut, Prabowo dielu-elukan oleh para Guru. Ada yang
mendoakan agar Prabowo menjadi presiden dan ada juga yang memberikan
semangat kepada Ketua Dewan Pembina partai Gerindra tersebut. "Hidup
Prabowo!" Prabowo Presiden!" teriak para guru.


 Prabowo turut memberikan sambutan di hadapan para guru. Dalam
pidatonya tersebut Prabowo memuji peran guru yang sangat besar jasanya
untuk masyarakat. "Saya sungguh merasa terhormat karena guru adalah
unsur yang sangat strategis bagi kehidupan bangsa yang merdeka. Kuncinya
terletak dalam pendidikan," katanya.


Menurutnya, pendidikan sangat penting bagi bangsa Indonesia. Karena
pendidikan merupakan kunci untuk menyelesaikan berbagai permasalahan
bangsa, termasuk mendidik agar menjaauhkan tindak korupsi yang saat ini
sedang merajalela.‬


"Saya waktu itu bertemu dengan Mantan Perdana Menteri Malaysia,
Mahatir Mohammad. Saya tanya apa rahasianya memberantas korupsi di
malaysia. Dia jawab dengan tegas: Pendidikan," ujar Prabowo.

Friday, 2 May 2014

NEW Goyang Morena Syahrini [HD]

KUPANG, KOMPAS.com -- Tokoh masyarakat Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Viktor Lerik, menuding kunjungan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) ke Kupang pada Selasa (29/4/2014) lalu membohongi warga NTT, terutama dalam kaitannya dengan kerja sama pasokan sapi.

“Calon
presiden dari PDI Perjuangan Jokowi dan Gubernur NTT Frans Lebu Raya
berbohong dan menipu rakyat NTT karena sapi di NTT tidak mungkin
memenuhi pasokan untuk Jakarta. Bagaimana bisa sapi yang katanya akan
dipasok dari NTT ke Jakarta 823.000 ekor, padahal kenyataannya menurut
data BPS Provinsi NTT itu sangat mustahil,” kata Viktor kepada Kompas.com, Jumat (2/5/2014).

Menurut
Viktor yang juga mantan Ketua DPRD Kota Kupang itu, kebutuhan konsumsi
daging sapi di NTT sebanyak 58.535 ekor sapi. Sementara ketersediaan
sapi potong (jantan dewasa) adalah 96.614 ekor sehingga terdapat surplus
38.079 ekor.

“Sementara itu, seekor sapi betina hanya melahirkan
satu ekor setiap dua tahun. Sedangkan pola pemeliharan sapi di NTT
adalah tradisional (lambat pertumbuhannya ), yang artinya kalau sapi
dikonsumsi NTT sendiri, maka akan berkurang drastis setiap tahunnya
karena pertumbuhan sapi yang layak potong adalah berumur dua atau dua
setengah tahun,” bebernya.

Apalagi, kata Viktor, Perusahaan
Daerah Pasar Jaya di Jakarta yang mengurus daging sapi bermasalah karena
selalu merugi dan terdapat temuan BPK yang mengindikasi ada korupsi
besar-besaran. Karena itu, Viktor menyarankan kepada Jokowi dan Frans
Lebu Raya agar segera menghentikan penipuan dan pencitraan di NTT.

“Jangan
menipu rakyat NTT dengan pencitraan penuh kebohongan itu karena rakyat
sudah tahu semua itu hanyalah pencitraan,” katanya.

Diberitakan
sebelumnya, Jokowi mengunjungi Kupang pada Selasa (29/4/2014) lalu.
Kunjungan ini terkait dengan kesepakatan di bidang peternakan antara
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara
Timur terkait pengadaan daging sapi. Kunjungannya ini juga
dilatarbelakangi kelangkaan dan mahalnya harga daging sapi di DKI
Jakarta, beberapa waktu lalu.

Sunday, 20 April 2014

KUPANG CYPOX ESTHON NEKAMESE 02



Bagi kami kaum minoritas , terdiskriminasi ,
terpinggirkan , terlupakan dlm sejarah NKRI : JOKOWI adalah
person yg ga punya integritas !!!
lucu-saja-janjinya-5-tahun-belum-2-tahun-mau-jadi-presiden
http://www.youtube.com/watch?v=LwFdZTShTr4
— with Kabar Fary Francis and 2 others.

Sunday, 6 April 2014

Prabowo Serang Jokowi: Jangan Pilih Capres 'Mencla-Mencle'



Timor Sehati


Saudara saudara kita sudah hampir tiba di ujung perjuangan kita bersama
untuk membersihkan NTT dari tikus tikus koruptor yang bersembunyi di
balik baju parpol, bantuan kemanusiaan dan politisasi gereja dan agama..


Tikus tikus koruptor tersebut telah menjelma menjadi malaikat
selama satu tahun terakhir dengan meng eksplolitasi saudara saudara kita
yang berkurangan hanya untuk mendapat kesempatan lagi mewakili rakyat
NTT agar dapat melakukan aksi korupsi nya dalam skala lebih luas..

Mereka tidak berbicara bahasa kita, mereka tidak makan makanan kita,
mereka tidak menjalankan budaya kita, karena mereka memang bukan bagian
dari kita

Selama 5 tahun terakhir, kita sudah melihat bagaimana
mereka hanya muncul pada waktu pemilihan saja, setelah itu telpon dan
sms dari masyarakat yang di anggap "saudara" tidak pernah di balas sama
sekali

Kita sudah melihat bagaimana ketidakberpihakan mereka
terhadap saudara saudara kita di pemilihan gubernur walaupun mereka
menganggap bahwa itu cuma politik, tetapi bagi kita itu adalah
perjuangan

Untuk itu, jika saudara saudara seperjuangan sepakat,
mari kita bersama sama bergabung dengan komunitas Timor Sehati saling
mengingatkan kepada saudara saudara kita dimana saja di dapil timor,
rote, sabu dan sumba untuk tidak memilih orang orang seperti Setya
Novanto dan Herman Herry dengan melakukan SMS berantai bersama bersama
serentak pada hari selasa tanggal 08 April 2014 untuk tidak memilih
mereka

Mari kita tunjukkan kepada mereka bahwa kita Rakyat NTT
sudah sepakat untuk tidak bersepakat memilih mereka menjadi wakil kita
di pusat. Bahwa kita hanya memilih wakil kita anak anak kita sendiri..
Like · ·